Rabu, 24 Desember 2014

Merindu,,,,

Sekian lama sejak 2011, baru hari ini 24 desember 2014 aku membuka kembali blogg yang sudah lama sekali aku lupakan.  kalau dia sebuah buku mungkin sudah usang dengan debu dan mungkin saja sudah dimakan rayap.. :)) hehe..  

Banyak hal yang telah terlewatkan, banyak kisah yang sudah terjadi, selama 3 tahun terakhir ini, tapi bukan peristiwa itu yang ingin aku ceritakan disini.  Hanya ingin membuka lembaran baru yang putih bersih tanpa noda, dan akan memulainya dengan hal yang baru, dan berharap semua adalah yang terbaik.

Sedikit curhat dipenghujung tahun 2014 ini, banyak hal yang terlewatkan, banyak plan yang tidak tercapai, susah, resah, kecewa mungkin itu yang lebih banyak terjadi, namun bukan brarti tidak ada kebahagiaan.  karna setiap hari saat aku akan tidur aku selalu berharap akan ada kebahagiaan esok paginya, 1 diantaranya adalah mensyukuri aku masih diberikan kehidupan hari ini.  Dan selalu berharap aku masih diberikan kehidupan esok hari, karna aku slalu ingin tahu apa yang akan terjadi, karena setiap apa yang kita rencanakan belum tentu sama dengan yang kita alami.  

Dan harapan sederhana ku saat ini adalah, aku punya kesempatan esok hari tuk mengisi blogg ini lagi, mungkin dengan cerita atau puisi, atau apapun itu.  Jadi untuk hari ini, cukup disini saja,,, 

Sabtu, 05 Februari 2011

Tarian Jiwa

Kerlingan mu 
mengantar kau dan aku dalam perjalanan panjang, 
Dalam tarian persembahan
seiring dengan hentakan irama tabla, 
perlahan tanpa helayan benang berdua,
terus beradu dan beradu dengan gerak tari yang gemulai.
Peluh membasuh tubuh, bag percikan 
nyala api unggun yang tertiup angin, 
terbang  pancarkan aura sang peri cinta
curahkan rasa hati dengan nikmati 
setiap belaian tarian jiwa, 
mengiringi detik yang berlalu pergi.
akhiri tarian dengan senyum merekah 
dan keihklasan hati
berharap dengan rasa yang trus berkobar 
dan harapan yang tak pernah mati.   

Minggu, 30 Januari 2011

Cerita Tentang Hati



Hari ini aku bercerita tentang hati ku,
dan kata yang harus terucap.
Karena terkadang logika tak mampu melawan hati,
namun mencoba mengimbangi.
Saat hati mulai meraja dan bertahtah,
semua akan terwujut walau ujungnya tak pernah tampak,
semua akan terasa indah, manis, lembut, dan mempesona…
tak ada cela sedikit pun tuk dapat menatap jelas kedepan.
Itulah hati mampu merasakan namun tak mampu meyakinkan.
Saat hati membuai dengan kelembutan dan kehangatannya,
ketika itu logika hadir slalu dengan keterlambatannya,
protes, naik banding, dengan segala alibi dan bukti otentik,
membuat kebimbangan rasa, keraguan asa, keterpurukkan harapan.
Namun kata tlah terucap, ikrar tlah terpatri,…
dan kini logika hanya mampu mengiringi dan mengimbangi hati,
karna waktu terus berputar, karna kehidupan harus dijalani.
Karna hati bertahtah lagi.

Jumat, 07 Januari 2011

Ku mencoba menulis kata demi kata tentang kita,
tentang hari yang tak lama berganti,
namun mampu mengikat dua jiwa yang berbeda namun satu asa.
Mencoba wujudkan harapan masa depan,
walau tak pernah tau apa kelak yang kan terjadi esok, lusa dan nanti.

Ikrar tlah terpatri,
segenap jiwa mencoba tuk realisasi, berdua dengan harapan yang tak pernah mati.

Namun simalakama,
satu jiwa bertahan dengan ikrar yang tlah terucap dengan jiwa yang lain,
tapi tetap terus berharap dengan kedua jiwa yang tlah menjadi belahan diri.

Egois memang, tapi tak mampu menahan hasrat hati, insting dan intuisi.
Berharap mampu lewati dengan bahagian bersama jiwa-jiwa yang ada.

Rabu, 22 Desember 2010

I B U

Teringat beberapa tahun yang lalu,
saat Aku menangis, Kau slalu mendekap Ku 
menghilangkan rasa kesedihan yang ada,
saat Ku bercerita tentang apa yang telah terjadi pada Ku, 
Kau mendengarkan, tertawa, bercanda, mengusap rambut ku, mencium ku, menangis bersama ku.
Kau adalah pahlawan Ku, Kau adalah pembela Ku, 
Kau adalah jantung hati Ku….
Tak ada kata-kata yang dapat Aku ucapkan 
tuk mewakili begitu berartinya diri Mu untuk Ku,
untuk Kakak-kakak Ku, untuk Ayah Ku 
dan untuk orang-orang yang dekat dengan Mu.
Hari ini adalah hari Mu Ibu,
begitu banyak peran yang telah Kau mainkan dikehidupan ini
Yang slalu buat kami bangga akan diri Mu.
Maafkan Aku yang belum bisa melakukan apapun untuk Mu, 
tak lagi menjadi putri terbaik Mu,
tak mampu lagi bercerita tentang apa yang terjadi pada Ku.
Maafkan Aku Ibu, maafkan Anak Mu, yang tak dapat membalas apa yang telah Kau beri.
Satu kata yang tak pernah tergantikan dihati,
Aku mencintai Mu Ibu

Selamat Hari Ibu” Tuk para ibu di dunia.

Jumat, 10 Desember 2010

"SENJA YANG KEPAGIAN"

Matahari tlah berpamit saat mengiringi senja yang datangi malam...
Senja yang belajar tuk menggantikan malam, 
namun terlelap dikeheningan malam dan dinginnya pagi.
Dan kini, aku adalah senja yang kepagian.
yang hannya mencoba tuk mampu lewati ruang dan waktu.

Kamis, 02 Desember 2010

L D R

Saat terbiasa akan hadir mu, 
insting dan intuisi menyatu 
menguatkan diri tuk mengenal lebih jauh 
siapa sosok dibalik suara.
yang membuat sepasang telinga tertegun mendengar
dan menimbulkan rasa yang beda dalam hati dan ingin memiliki
namun harus introspection..

Apakah mungkin???

Minggu, 28 November 2010

( K _ S _ N G )

Kerinduan datang dalam diam,
rasa hampa, 
sunyi dan kekosongan membuat jiwa yang hampir mati 
tenggelam dalam kenestapaan.
Jiwa yang terbelenggu ragu, 
Jiwa yang terpasung kekecewaan,
Jiwa yang terjerat luka, dan jiwa yang tak mampu berontak.
Namun mencoba tuk terus bergerak dalam pasung baja kekecewaan,
Mencoba tuk terus berlari dari jeratan yang membuat luka dan membekas dalam diri.
Mencoba berontak dengan smua kekuatan dari ketidak berdayaan diri.
dan berharap semua segera berakhir dan berlalu pergi.
Hanya tinggal kedamayan dalam akhir tidur panjang.

Jumat, 26 November 2010

" M E M O R Y "

Sair yang kau tuliskan untuk ku, mengingatkan ku pada satu malam ditepi pantai kuta.
Riuh riak gelombang air laut bergantian menjulurkan tangannya dipasir tepi pantai, mengalunkan irama dan bersenandung merdu.

Desir angin laut yang terdengar berbisik ditelinga ku tentang puisi-puisi cinta, membuat wajah ku merah merona.

Pasir putih pun menyambut ku ramah saat itu,  dan menggelarkan kristal-kristal putihnya, menjadikan peraduan mempersilakan ku duduk diatasnya.

Cecurut yang tiba-tiba berlari mendekatiku, menyapa ku ramah dengan suara mungilnya dan tersenyum menatap ku.

Bersama mu disinari cahaya bintang, melepas kerinduan yang terpendam diantara kita, diatas gerayan peraduan yang tercipta dari kristal pasir putih, diiringi nyanyian ombak dan puisi cinta sang angin pantai.

  Akulah ratu malam itu, 
yang ditemani wajah penuh cinta dan dekapan hangat tubuh mu, dan tak ingin ku lepaskan.

C I N T A T A K S A M P A I

Sesaat....., waktu terhenti.

Sesaat rasa tertinggal dalam angan yang hilang,
yang tak pernah kembali tuk nyatakan satu asa dan rasa.

Hanya ada satu nama dalam hati yang kan terukir indah.

Dan mengalir dalam setiap titik darah dan hembusan napas.

............ Walau tak pernah dimiliki.

Kamis, 25 November 2010

<<< G U R U _ K U >>>

Kami berjalan menuju kesempurnaan, 
Manakala kami merasa diri ini adalah angkasa tanpa tepi, 
lautan tanpa pantai, api yang terus berkobar, dan sungai yang terus mengalir.

Namun, takkan ada perjalanan, takkan ada kesempurnaan dan takkan ada semangat yang berkobar.
Tanpa asuhan mu guru ku.
Hadirmu bagaikan sang fajar yang menyinari dunia,
Hadir mua laksana embun penyejuk dalam kehausan, bagi kami tunas - tunas hari esok.

Dan ingatkah engkau teman-teman ku,
saat kedatangan kita, saat merasa  inilah rumah ku,
Ini adalah saudara-saudara mu,
inilah orang tua kita semua.

Dan kini tiba saatnya tuk lanjutkan jalan kita,
Kini saatnya tuk melangkah tanpa ada beban dan ragu.

Trimakasih guruku, terimakasih saudara - saudara ku
Dan ingatlah hari ini saat kedatangan mu untuk tunas - tunas bangsa yang baru.
Namamu kan salalu dalam sanubari ku

Rabu, 24 November 2010

,, S A L A M T E R A K H I R "

"Dari mu yg terkasih"

Sebait puisi buatmu menjelang tidur.. ku lukis tentangmu dengan air mata sebagai tinta,,,dan hatiku sebagai tempat menoreh tiap hal tentang mu...Detik, jam, hari, bulan dan tahun

tersembunyi dibingkai terdalam sanubariku

agar tak ada yang bisa mengambilnya,dan takkan ada kata bagi para pengganti hati...hanya pemilik hati yang bisa melepaskannya.


"Untuk mu yang terkasih"

Hati yang kau torehkan dengan tintah air mata,,,
yang bercerita tentang kita...

membuat sipemilik hati tak mampu melepaskannya,,,

tertanam semakin dalam dan mengakar...
menjadi semak yang berbunga indah namun berduri...

tapi aku akan terus merawatnya....
untuk mu, untuk kita, untuk rasa yang tak pernah mati.

Karna hati kita tlah menyatu membeku dan membatu,
di dasar sanubari yang terdalam.

" R A P U H "

Slama ini aq mampu bertahan dgn 1 ranting yg q harap tak akan ada beban lain menggandoli q,
kubuang sedikit2 dmi sedikit smua beban yg q punya,
agar ranting dpt menahan q.
Dan aq berhasil.

Namun, ranting tlah rapuh diterpa panas dan hujan,
dan kini ranting itu tlah patah, dgn smua beban yg ada.

Aq tak ada tempat tuk bertahan lg karna tunas bru tlah tumbuh, menjejal q dan mendorong q bersama ranting rapu yg tlah patah.